Home / Sumut / SD 02 Bilah Hulu Prioritaskan Prestasi Pelajar Lewat Karya Seni

SD 02 Bilah Hulu Prioritaskan Prestasi Pelajar Lewat Karya Seni

Teks foto: Kepala Sekolah SD 02 Titi Haloban (tengah), saat foto bersama dengan seluruh guru dalam bingkai keakraban.

Labuhanbatu, SB – Sebagai sekolah Model TA 2019, SD 02 Titi Haloban Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu- Sumatera Utara, terus berupaya memprioritaskan prestasi murid lewat karya seni, seperti yang telah terkonsentrasi saat ini.

“Kita terus tingkatkan kepercayaan terhadap Komite dan orang tua siswa, agar turut serta mendorong anak- anak lebih berprestasi,” ujar Kepala Satuan Pendidikan SD 02 Titi Haloban, Maimal Ridwan S.Pd, kepada suarabirokrasi.com, diruang kerjanya, Kamis (29/8/2019).

SD yang memiliki sebanyak 315 murid ini, dapat dikategorikan berlokasi di wilayah pedalaman bagian timur Kabupaten Labuhanbatu. Kendati demikian, pihak sekolah terus mencari solusi untuk tetap dapat menjadi sekolah percontohan yang ada di kecamatan setempat.

“Kami mempelajari sikap/watak setiap murid untuk bisa dikembangkan melahirkan potensinya. Saat ini sekolah kita telah berhasil memperoleh juara I Futsal tingkat Desa, Juara II Cerdas Cermat bidang agama tingkat Kabupaten, juara I pidato putra dan putri tingkat kecamatan pada Porseni 2018, dan masih ada prestasi lainnya,” urai Maimal.

Mendongkrak daya kreatifitas, Maimal mempersilahkan pelajar untuk berkreasi lewat kerajinan tangan. Hasilnyapun cukup memuaskan, dengan menciptakan miniatur rumah, sawung, pondok serta tampilan lain yang dikerjakan menggunakan stick bekas es krim.

“Murid lebih dominan menjiwai konsep keagamaan, karena budaya disini masih kental dengan relijinya,” sebut Kasek.

Disisi lain, Maimal mengemukakan, pihaknya memberlakukan manajerial secara terbuka dalam menguatkan komunikasi terhadap guru. Metode itu dilakukan demi terciptanya sinergitas dalam proses belajar mengajar.

“Saya buat sekolah ini terbuka, ruang kepala sekolah tidak perlu bersekat-sekat, cukup dibuat meja dan siapapun guru yang ingin berkonsultasi tidak diruang tertutup, melainkan dapat dikonsentrasikan secara terbuka dan bersama-sama. Kita juga menyiapkan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), sebagai emergency dalam penanganan pelajar yang apabila menderita demam ringan,” jelasnya.

Amatan media ini, sistem belajar mengajar SD 02 Titi Haloban terbilang cukup ekstra aktif. Hanya saja, dinilai masih minimnya dukungan orang tua murid dalam mendorong peningkatan indeks prestasi terhadap anak diluar jam sekolah.

( Bede | SB )

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin