Home / Riau / Satpol PP Tutup Lokasi Gelper di Sejumlah Tempat di Rohil

Satpol PP Tutup Lokasi Gelper di Sejumlah Tempat di Rohil

Kasatpol PP Rohil Suryadi SE turut didampingi Camat Sinaboi Tengku Muhammad Hasyim saat melakukan penutupan gelper di Kecamatan Sinaboi.

Rohil, SB – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau menutup sejumlah arena Gelanggang Permaian (Gelper) di beberapa lokasi seperti di Labuhan Tangga Baru Kecamatan Bangko, kemudian Desa Sungai Nyamuk, Desa Sungai Bakau di Kecamatan Sinaboi.

Keberadaan gelper di Kecamatan Bangko dan Kecamatan Sinaboi tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya, arena ketangkasan diduga berkedok perjudian tersebut berada di Pemukiman penduduk di wilayah itu.

Demikian hal itu disampaikan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Rokan Hilir, Suryadi SE, kepada kruw media, di Bagansiapiapi, Rabu 17 Juli 2019.

Dia menegaskan, hal itu pihaknya dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan gelper yang berkembang bak cendawan di musim penghujan, tumbuh subur sampai ke tingkat desa.

Suryadi berujar, inilah yang menjadi atensi Satpol PP Rohil selaku petugas penindakan Peraturan Daerah (Perda) dan pelaksana Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2018, salah satunya disebutkan menyelenggarakan penertiban umum dan ketenteraman, serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

“Jadi inilah yang menjadi atensi kami. Masak sampai ke- desa, ya ndak. Seperti di Labuhan Tangga Baru itu. Daerah Labuhan Tangga Baru itu daerahnya bagus dan cantik kampungnya. Malam pakai penerangan, masa di nodai pakai ada gelper disitu, sayang kita kan. Jadi akhirnya kami tutuplah sore semalam,” terang Suryadi, lagi.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pagi ini pihaknya bersama Pemkab Rohil melakukan rapat dipimpin Sekda Rohil guna membahas persoalan gelper dengan mengundang sejumlah pihak seperti ormas Islam, organisasi kepemudaan (OKP), kemudian pihak yang terkait laninnya seperti Satpol PP, kemudian pihak Kecamatan, Kepenghuluan, dan Tokoh Agama.

“Pagi ini kami dipanggil Pak Sekda, terkait masalah yang di Kota Bagan. Kami diperintahkan Pak Sekda untuk mengundang ormas-ormas Islam, OKP yang ada dan pihak terkait lainnya seperti Satpol PP,” ujar Suryadi, menambahkan. (man)

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan