Home / Nasional / Empat Rumah Terbakar di Aceh Tamiang, Diduga Ini Penyebabnya

Empat Rumah Terbakar di Aceh Tamiang, Diduga Ini Penyebabnya

Aceh Tamiang, SB – Empat buah rumah berdinding kayu dan triplek, bangunan di atas tanah bekas jalur rel kereta api di Dusun Sentosa, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang terbakar, Minggu, 09 Juni 2019. Kebakaran empat rumah tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dugaan sementara api berasal dari bara kayu bakar.

Menurut keterangan yang diperoleh, saksi mata tetangga para korban yang berjarak sekitar 10 meter dari musibah kebakaran, Asfia (70) atau akrab disapa Ibu Piah, saat ia keluar dari pintu rumahnya hendak menuju ke Kota Kualasimpang untuk membeli sepatu dan perlengkapan ujian sekolah cucunya, ia melihat api sudah mulai berkobar dari dapur rumah milik Aziz, “Ya Allah, kebakaran, telpon pemadam kebakaran”. Menirukan kembali jerit Ibu Piah kepada anak bungsunya dan kepada warga sekitar dilokasi kejadian.

Dari keterangan Ibu Piah menyebutkan, ke-empat rumah yang menjadi korban musibah itu milik Aziz, Hendra, Ani dan Wati. Atas peristiwa tersebut Ia sangat menyayangkan, diantara rumah yang terbakar itu ada satu rumah berpenghuni Tiga orang anak yatim yang baru Lima bulan lalu meninggal orang tuanya, “Ada rumah anak yatim loh pak yang terbakar, bajunya terbakar semua tidak sempat mengambil apapun, ya allah, kasihannya mereka orang susah, apalagi besok ujian,” katanya dengan mata yang berkaca-kaca.

Menurut keterangan saksi mata warga sekitar lainnya yang tidak bersedia untuk dituliskan namanya, juga mengatakan dengan nada yang sama, api berasal dari dapur rumah milik Azis, “Dapur Azis pakai kayu bakar, tadi ada aktivitas di dapurnya, mungkin bara bekas apinya belum habis dimatikan atau di siram,” katanya.

Amatan awak media Suarabirokrasi.com di lokasi kejadian, Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Aceh Tamiang tiba di lokasi setelah rumah rata dengan tanah, hanya bisa menyiram puing-puing pasca kebakaran. Masyarakat sempat marah atas keterlambatan kedatangan mobil pemadam kebakaran dan menyuruh petugas Damkar pulang, “Untuk apa lagi bang datang, bagusan pulang aja, mau nyiram apa. Udah habis,” cetus salah seorang masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dan kerugian materi berkisar puluhan juta rupiah. (Jas.Ms)

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan