Home / Riau / Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kabupaten Rokan Hilir Terus Ditingkatkan

Pembangunan Infrastruktur Jalan di Kabupaten Rokan Hilir Terus Ditingkatkan

Rohil, SB – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Rokan Hilir terus di programkan. Bahkan setiap tahunnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mendapatkan porsi lebih dari Pemerintah Provinsi (pemprov) Riau.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mendapatkan porsi senilai Rp 68 miliar yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan lintas pesisir di Kabupaten Rokan Hilir.

Demikian hal itu dikatakan oleh Bupati H Suyatno usai menggelar rapat koordinasi bersama unsur jajaran forum komunikasi pimpinan daerah Rokan Hilir, bertempat di Mess Pemda Jalan Perwira, Kota Bagansiapiapi, Selasa 19 Februari 2019.

H Suyatno memaparkan tahun ini jalan lintas pesisir menembus ke wilayah Sumatera Utara (Sumut), di Labuhan Batu Selatan (Labusel) akan segera diselesaikan sehingga masyarakat Rokan Hilir khususnya warga Panipahan di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) bisa lewat jalan lintas pesisir karena jarak tempuh yang lebih dekat.

“Jalan lintas pesisir menjadi skala prioritas Pemkab Rohil. Selain infrastruktur jalan, masalah air bersih juga perlu dipikirkan. Untuk itu di harapkan setiap tahunnya harus dianggarkan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daera (APBD) Provinsi Riau,” kata H Suyatno.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengharapkan pembangunan infrastruktur jalan provinsi, seperti Dumai-Sinaboi, jalan lintas Mahato Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu tersebut berlanjut dan penting dilakukan sebab ketiga akses itu merupakan lintas batas.

“Jadi di Rokan Hilir itu hanya tiga titik jalan provinsi. Sedangkan sisanya adalah jalan kabupaten Rokan Hilir. Termasuk ruas jalan nasional Ujung Tanjung Bagansiapiapi yang hari ini terus melakukan progres pekerjaan mulai dari simpang Tugu Ayam Kecamatan Tanah Putih terus mengarah ke Simpang Poros,” katanya.

Bupati H Suyatno membeberkan, pada tahun 2020 mendatang Pemkab Rohil berharap mendapatkan porsi lebih baik dari pemerintah provinsi Riau, untuk membangun infrastruktur jalan sehingga tidak ada lagi lubang yang menghiasi jalan lintas Ujung Tanjung-Bagansiapiapi, sesuai dengan janji pihak kementerian Pekerjaan Umum (PU) provinsi Riau.

“Kemarin sudah kita tawarkan agar dua tahun anggaran pada 2020 jalan Ujung Tanjung-Bagansiapiapi bisa rampung. Dan ini kesemuanya adalah kerja keras kita doa kita bersama masyarakat Rohil karena bagaimana pun Ujung Tanjung Bagansiapiapi merupakan urat nadi kita yang selalu kita lewati siang dan malam tanpa waktu,” kata bupati menjelaskan.

Selain jalan jalan Ujung Tanjung Bagansiapiapi, sesuai informasi yang didapat, jembatan Jumrah di Kecamatan Rimba Melintang terlihat sudah mulai rusak, di khawatirkan ini dapat membahayakan pengguna jalan juga warga Bagansiapiapi dan sekitarnya.

Dilaporkan bahwa jembatan jumrah sudah mulai terkikis termakan abrasi ini akan membahayakan bagi kita yang tinggal di Bagansiapiapi dan sekitarnya. Bilamana ini nanti jembatan runtuh akan menyusahkan sehingga masyarakat dan nanti lewat jalan yang lama.

“Ya dan juga ini sudah kita koordinasikan dengan PU provinsi Riau dalam waktu dekat katanya itu akan perawatan rutin dan anggarannya sudah ada. Tapi pelaksananya belum. Tadi saya mendapatkan informasi dari Kepala Dinas PUPR provinsi Riau itu anggarannya sudah ada,” sebutnya.

Pemkab Rohil berharap kepada pemerintah daerah provinsi (Pemprov) Riau agar ruas jalan antara Dumai-Sinaboi titik awalnya dimulai dari Sinaboi mengarah ke Kota Dumai namun titik awal pembangunan tidak bisa di rubah.

“Saya juga minta kepada Kepala PUTR Provinsi Riau dimasukkan ajalah dana anggaran pemeliharaan jalan mulai dari Desa Darusalam menuju Kota Dumai. Itu sudah di janjikan kemarin. Kita tunggu ajalah realisasi daripada Pemerintah Provinsi Riau,” kata Bupati.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) terus melakukan diskusi dengan Gubernur Riau terpilih, Drs H Syamsuar dan Wakilnya, Edi Natar Nasution, tentang program peningkatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rokan Hilir.

Hal itu diungkapkan Bupati H Suyatno kepada sejumlah wartawan ketika ditemui di sela-sela rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda Rokan Hilir, bertempat di Mess Pemda Rohil di Jalan Perwira, Kota Bagansiapiapi, Selasa 19 Februari 2019.

“Ya kita sudah berdiskusi panjang lebar dengan Drs H Syamsuar selaku gubernur terpilih kebetulan beliau adalah putra Rokan Hilir kelahiran Desa Jumrah. Beliau adalah sahabat saya,” pungkas bupati.

Setelah berakhirnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau pihaknya kembali berdiskusi panjang lebar untuk memikirkan bagaimana perjuangan yang harus di hadapi dan apa yang harus dilakukan.

Tentunya kata H Suyatno tidak hanya memikirkan Kabupaten Rokan Hilir saja, namun provinsi Riau secara keseluruhan yang terdiri dari 12 kabupaten/kota.

“Ini nanti menjadi beban pemikiran beliau nanti. Tapi harapan saya sebagai sahabat sekaligus gubernur Riau yang baru, sebagai orang negeri ini tentunya porsi pembangunan itu kita harapkan Rohil lebih lah. Karena pertimbangan pertimbangan emosional kita,” ujar H Suyatno.

Menurut H Suyatno, Gubernur Riau terpilih Drs H Syamsuar dan Edi Natar Nasution merupakan seorang sosok yang religius, sosok yang bijak, tekun dalam bekerja dan tidak mau ber neko-neko di dalam bekerja.

“Sama-sama kita harus berjuang. Jangan mentang-mentang pak Syamsuar orang negeri kita Rokan Hilir, lalu kita berleha leha, kita harus berjuang membantu beliau menyusun program-program pembangunan,

Karena sudah pernah mengalami lebih kurang tiga tahun bersama beliau sebagai anak buahnya, saya tau persis sosok pak Syamsuar itu seperti apa,” kata H Suyatno menegaskan.

Sebagai warga Rokan Hilir, H Suyatno mengajak seluruh masyarakat selalu mendoakan agar H Syamsuar dan wakilnya Edi Natar Nasution bisa memimpin Riau, dan fokus membangun dan kemajuan negeri berjuluk  ‘Lancang Kuning’ kedepan. Sebab, 12 kabupaten/kota se Riau sekarang sudah berada di atas pundak dan kepala mereka.

“Bagaimana beliau ini bisa bangkit maju dan berkembang. Mudah-mudahan di tangan beliau provinsi Riau ini bisa berhasil untuk membangun negeri yang kita cintai ini, khususnya Kabupaten Rokan Hilir yang kita sayangi,” katanya.

Untuk mewujudkanya pembangunan Rohil tentunya tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada campur tangan dan bantuan dari pemerintah provinsi. Jika Pemprov Riau mau bersama berjuang dengan Pemkab Rohil, maka  Bupati H Suyatno meyakini hal ini pasti akan terwujud.

“Ada sepuluh program yang menjadi prioritas pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan,” kata Bupati.

Sepuluh program pembangunan yang dimaksudkan yakni, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan, energi listrik, kesedian air bersih, sanitasi lingkungan serta transportasi; kedua, pembangunan pendidikan; ketiga, pengembangan kawasan industri terpadu dan iklim investasi daerah.

Keempat, reformasi birokrasi; kelima, peningkatan dan pengembangan prasarana wilayah; keenam, penataan dan lingkungan hidup; ketujuh, pengembangan kawasan agropolitan, minapolitan dan teknologi.

Kedelapan, penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan sosial melalui perluasan kesempatan kerja dan pembangunan kemandirian desa; Kesembilan, pembangunan dan pengembangan pertanian, perikanan perkebunan dan perternakan dan terakhir yakni pengembangan kawasan wisata.

Mengingat kondisi alam Kabupaten Rokan Hilir yang unik dengan bentang alam landai, lahan gambut serta memiliki banyak pulau pulau kecil, maka pembangunan infrastruktur jalan harus ada keterpaduan antara penambahan ruas jalan.

Menurutnya, penambahan ruas mutlak dibutuhkan untuk membuka keterisoliran daerah serta sarana penghubung antara daerah baik sebagai sarana mobilitasi orang maupun mobilisasi barang dalam aktifitas sosial ekonomi.

“Dengan membaiknya fasilitas infrastruktur khususnya jalan, jembatan, pelabuhan maka diharapkan cost transportasi dalam aktifitas ekonomi masyarakat dapat ditekan melalui pemeratan pembangunan antara satu kawasan dengan kawasan lainnya,” jelas bupati. (adv/humas)

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan