Home / Riau / Begini Kegiatan Puluhan Remaja Gereja HKBP Panipahan Isi Liburan Sekolah

Begini Kegiatan Puluhan Remaja Gereja HKBP Panipahan Isi Liburan Sekolah

Puluhan remaja dan muda mudi gereja HKBP Panipahan sedang mengutip sampah berlokasi di Jalan Sepakat RT 03/RW 06 Kelurahan Panipahan Kota, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir.

Rohil, SB – Puluhan remaja muda-mudi gereja HKBP Panipahan mengisi waktu liburan dengan kegiatan positif, diantaranya dengan membersihkan sampah di lingkungan RT 03/RW 06 Kelurahan Panipahan Kota, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Dampak dari kegiatan tersebut untuk menjaga kebersihan, juga kebersihan laut, dari sampah rumah tangga maupun sampah-sampah yang lainnya, yang dapat mencemari lingkungan sekitar.

Demikian hal itu dikatakan oleh Pdt Dermawan Tinambunan STh, yang disampaikannya melalui, St Gomos Butar-Butar, didampingi koordinator lapangan, St Pernando Pakpahan, kepada crew media ini, ketika dikonfirmasi, Senin 6 Mei 2019.

Bilangnya, lagi, disamping momen liburan sekolah, hal ini juga dilakukan sesuai dengan program gereja untuk kegiatan para remajanya dalam rangka meningkatkan kepedulian dan kebersihan terhadap lingkungan dimana mereka tinggal.

Adapun jenis sampah yang di angkut  terdiri dari sampah plastik seperti plastik kantongan, botol aqua, aqua gelas, dan jaring bekas, kemudian sampahnya di angkut ke tanah pekuburan kristen, sebab, kata Gomos, lagi, disana ada dibuat oleh pihak gereja berupa bak untuk tempat pembakaran sampah-sampah tersebut.

“Semoga hal kecil yang kita lakukan ini dapat menjadi contoh, agar kita lebih peduli terhadap lingkungan dan laut kita,” katanya.

Dikatakan, kendati padatnya jalanan saat ini, itu tidak mengendurkan niat mereka untuk membawa sampah-sampah yang sudah dikumpulkan tersebut ke tempat pembakaran, kendatipun dengan jarak tempuh sejauh 3 kilometer mencapai lokasi, dengan menggunakan gerobak sorong, dengan spirit yang mereka miliki.

“Kalau banyaknya sampah, yang kita ketahui sekitar 70 goni beras ukuran 50 kilogram, dan 3 goni ukuran jumbo,” ujar dia.

Kebersihan ini, kata Gomos, rencananya akan terus dilakukan dan berkelanjutan, sebab, bilangnya, pembakaran sampah tersebut tidak dapat dilakukan hanya dalam satu hari, selain sampahnya cukup banyak, sampahnya juga mengandung air, alias basah. (man)

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan