Home / Riau / Menyambut Bulan Suci Ramadhan Disdik Rohil Santuni Anak Yatim

Menyambut Bulan Suci Ramadhan Disdik Rohil Santuni Anak Yatim

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, HM Rusli Syarif S.Sos saat menggelar silaturrahmi dengan anak yatim dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Rohil, SB – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar acara silaturrahmi dengan anak yatim piatu bersama para staf dan pegawai, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H/2019 M di Aula Gedung Disdik Rohil, Jumat 3 Mei 2019.

Kegiatan yang dirangkai dengan menyantuni anak yatim piatu tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir, HM Rusli Syarif S.Sos turut mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.

“Pertama-tama saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan,” katanya, seraya mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menyatukan dan membangun hubungan silaturrahmi sesama pegawai dan staf agar persahabatan dan rasa persaudaraan ini bisa terjalin dengan baik.

Selain menjalin hubungan silaturrahmi antara sesama pegawai dan staf kantor, dalam kesempatan itu, Disdik Rohil juga menjalin hubungan silaturrahmi dengan anak yatim piatu dengan mengundang mereka untuk makan bersama, sekaligus meberikan bingkisan berupa kain sarung dan sedikit uang sebagai bentuk tali asih.

“Sekaligus kami mengajak anak-anak yatim piatu bersama dalam rangka menjalin hubungan silaturrahmi. Karena kitalah yang menjaga anak yatim, sehingga hubungan silaturrahmi itu terjalin erat, dan yang penting ikhlas,” pungkasnya.

Untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H sekolah akan diliburkan mulai besok tanggal 4 sampai dengan tanggal 7 Mei, kemudian masuk sekolah kembali seperti biasanya.

“Nanti pertengahan kan orang ujian kenaikan kelas, setelah ujian kenaikan kelas baru kita libur panjang, tapi itu biasanya dua minggu setelah bulan Ramadhan,” ujar Rusli, seraya mengatakan setelah ujian kenaikan kelas, baru kemudian adanya penerimaan murid baru di masing-masing sekolah.

Selama bulan puasa Ramadhan, kata Rusli Syarif, jam belajar akan dikurangi selama 1 (satu) jam dari biasanya. Namun masuk sekolah seperti biasa pukul 08.00 WIB, kemudian pulangnya dipercepat satu jam, sedangkan untuk sekolah-sekolah pesantren aturan sepenuhnya diserahkan kepada kebijakan masing-masing sekolahnya,” ungkapnya. (man)

Silakan di ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About Redaksisuarabirokrasi

Tinggalkan Balasan