Home / Sumut / Program Peningkatan Kapasitas DPRD Labuhanbatu Jadi Sorotan

Program Peningkatan Kapasitas DPRD Labuhanbatu Jadi Sorotan

Kantor DPRD Labuhanbatu

Labuhanbatu, SB – Sejumlah unsur elemen Masyarakat tampaknya mulai menyoroti program peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhanbatu tahun anggaran 2018.

Pasalnya, program yang menghabiskan uang rakyat senilai Rp. 5 milyar tersebut belum diketahui dengan jelas hasil pelaksanaannya.

Pengamat Anggaran Sumatera Utara Elfenda Ananda kemarin menuding program tersebut hanya akal-akalan para wakil rakyat daerah setempat untuk mendapatkan uang perjalanan dinas dan akomodasi. Ia menilai program tersebut dijadikan sarana para Pimpinan beserta Anggota dewan untuk plesiran dan jalan-jalan.

“Sementara yang mau ditingkatkan juga nggak jelas dalam hal apa. Akal-akalan aja itu biar dapat uang perjalan dinas dan akomodasi untuk plesiran,” cetusnya kepada wartawan Rabu 15/8.

Ia mengatakan masa bhakti legislatif periode 2014-2019 akan segera berakhir sehingga mereka tidak fokus bekerja. Sebab, individu yang ingin mencalonkan diri akan sibuk dengan strateginya agar bisa terpilih lagi.

“Introspeksi buat parpol agar mempersiapkan kader yang mumpuni, DPRD bukan sekolah. Sudah hampir 4 tahun masih minta lagi bimtek. Anggaran program peningkatan kapasitas dewan senilai Rp. 5 Milyar itu  tidak layak lagi dilakukan, hanya menghabiskan anggaran saja,” cetusnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif FITRA Sumatera Utara Rurita Ningrum juga menyayangkan sikap DPRD Labuhanbatu tidak transfaran atas program peningkatan kapasitas tersebut. Sebab, jelasnya, keterbukaan informasi dan tertib administrasi adalah bagian penting dalam menjalankan fungsi.

“Kami merasa aneh ketika pimpinan dan anggota DPRD Labuhanbatu itu sendiri tidak bersedia memberikan penjelasan tentang program peningkatan kapasitas itu,” sebutnya.

Kepala Bagian (Kabag) Umum DPRD Labuhanbatu H.Dame Ritonga Selasa,(14/8) justru tidak mengetahui program tersebut dan menyarankan mempertanyakan langsung ke Ketua.

Sementara, Ketua DPRD Labuhanbatu Dahlan Bukhori hingga sampai saat ini bungkam enggan memberikan penjelasan. (Dharma Bakti)

 

Silakan di ShareShare on Facebook
Facebook
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin